√ Sistem Gaji Grab & Bagi Hasil 2020 : Food, Car, Bike

Sistem Gaji Grab – Menjadi driver Grab memang merupakan pekerjaan yang sangat menjanjikan apabila tahu bagaimana mengatur dan mengelolanya. Karena menjadi driver layanan ojek online ini bukanlah sekedar mencari orderan dan poin saja. Melainkan utamanya tentu saja untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Apabila pandai mengaturnya tentu saja penghasilan yang bisa diperoleh akan terbilang cukup besar. Namun hal tersebut juga harus dibarengi dengan pengetahuan kalian mengenai sistem gaji Grab atau sistem bagi hasilnya. Jika tidak kalian hanya akan membuang waktu dan tenaga secara sia-sia.

Sampai saat ini tidak bisa dipungkiri bahwa minat masyarakat untuk menjadi driver Grab bisa dibilang begitu tinggi. Dan dengan semakin banyaknya masyarakat yang tergabung menjadi driver, otomatis persaingan untuk mendapatkan penghasilan akan lebih keras. Maka dari itu pengetahuan akan sistem gaji Grab menjadi modal utamanya.

Akan tetapi cukup disayangkan, karena masih banyak mitra driver yang tidak memahami tentang CARA KERJA GRAB serta sistem bagi hasil dan perhitungan gaji Grab. Sehingga hasil yang mereka dapatkan tidak bisa dibilang maksimal.

Sistem Gaji Grab & Bagi Hasil Terbaru : GrabFood, GrabCar, GrabBike

Sistem Gaji Grab dan Sistem Bagi Hasil Grab Terbaru

Melihat hal tersebut, pada kesempatan kali ini infojek akan membagikan secara jelas dan rinci bagaimana sebenarnya sistem bagi hasil dan sistem gaji Grab untuk semua jenis layanan seperti GrabFood, GrabCar, GrabBike serta yang lainnya.

Perhitungan Sistem Gaji Grab

Menginginkan penghasilan lebih maksimal dengan menjaadi driver Grab tentu saja ada banyak hal harus dilakukan seperti kami sampaikan diatas. Namun dari semua itu salah satu yang paling penting adalah memahami sistem gaji Grab terbaru yang ada saat ini. Jika belum mengetahuinya, berikut kami rangkum secara rinci sistem perhitungan gaji Grab sesuai dengan layanannya.

1. Perhitungan Gaji GrabBike

Perhitungan Gaji GrabBike

Memahami sistem gaji GrabBike memang menjadi hal paling penting agar bukan sekedar mendapatkan rating atau poin maksimal. Akan tetapi dengan memahami sistem perhitungan gaji Grab untuk layanan yang satu ini kalian akan bisa mendapatkan penghasilan lebih.

Mengingat perhitungan gaji yang akan didapat oleh driver GrabBike merupakan gabungan insentif dari tiap-tiap orderan yang masuk serta bagi hasil yang diperoleh dari sistem perhitangan pihak Grab dengan perbandingan perhitungan sebesar 90:10.

Baca  8 Cara Ganti Tujuan Setelah Mulai Perjalanan

Dari perhitungan tersebut, Grab hanya akan memtotng tarif perjalanan sebesar 10% sementara hasil yang didapat oleh pihak driver sebesar 90%. Dengan begitu bisa dipastikan ketika mitra driver menyelesaikan order dengan besaran tarif Rp 25.000, otomatis penghasilan yang akan didapat sebesar Rp 22.500. Sedangkan Grab hanya mendapat Rp 2.500.

2. Perhitungan Gaji GrabCar

Perhitungan Gaji GrabCar

Sedikit berbeda dari sistem gaji Grab untuk layanan GrabBike diatas. Didalam perhitungan bagi hasil pada layanan GrabCar terdapat sistem token. Dimana dengan sistem token ini kalian harus DAFTAR GRABCAR terlebih dahulu. Selanjutnya kalian perlu melakukan top up saldo token lewat aplikasi driver.

Apabila ada konsumen memesan layanan GrabCar dan kalian terpilih, maka secara otomatis saldo token tersebut akan terpotong masuk ke pihak Grab. Dimana sistem perhitungan potongan token tersebut bisa dipahami seperti berikut ini.

  1. Grab akan memotong saldo token sebesar 10% sampai dengan 15% sesuai dengan argo atau tarif yang terlihat pada aplikasi mitra GrabCar.
  2. Untuk jarak dekat, pihak Grab akan memotong token sebesar 10%.
  3. Sedangkan untuk jarak jauh Grab akan memotong token sebesar 15%.

Dari sistem gaji Grab layanan GrabCar diatas, bisa disimpulkan ketika kalian menyelesaikan orderan dengan tarif GrabCar Rp 120.000 ribu, maka hak gaji yang akan kalian dapat sebesar Rp 102.000. Sedangkan pihak Grab hanya akan memperoleh sebesar 15% atau sekitar Rp 18.000.

Semakin banyak orderan yang masuk, otomatis saldo token yang harus kalian siapkan pun akan semakin banyak karena akan selalu berkurang sesuai dengan orderan yang didapat. Nah untuk melakukan top up saldo token driver GrabCar kalian bisa lakukan metode TOP UP DRIVER VIA ATM.

3. Perhitungan Gaji GrabFood

Perhitungan Gaji GrabFood

Sistem gaji Grab untuk layanan GrabFood bisa dibilang berbeda dengan sistem bagi hasil Grab untuk dua layanan diatas. Pasalnya untuk layanan GrabFood menggunakan sistem Profit Sharing. Yang dimana perhitungan gaji tersebut akan dibebakan kepada toko dengan besaran 30%.

Dengan begitu ketika kalian mendapatkan orderan GrabFood dengan total sebesar Rp 300.000. Maka potongan sebesar 30% atau sekitar Rp 90.000 akan menjadi hak Grab. Smentara sisanya yaitu 210.000 akan menjadi hak para driver GrabFood.

4. Perhitungan Gaji GrabTaxi

Perhitungan Gaji GrabTaxi

Sementara sistem gaji Grab terbaru untuk layanan GrabTaxi bisa didapat dengan potongan sebesar 5.5% dari perkiraan argo terendah untuk setiap pengemudinya. Sementara sisanya akan menjadi hak driver. Jadi semisal kalian mendapatkan orderan dengan tarif sebesar Rp 30.000.

Maka komisi potongan yang akan didapat oleh pihak Grab hanya sebesar Rp 1.650 rupuah. Sementara sisanya yaitu Rp 28.350 ribu rupiah akan menjadi milik driver. Yang dimana saldo tersebut akan otomatis masuk ke dalam credit balance pengemudi di aplikasi driver Grab mereka.

Baca  27 Cara Top Up Grab Driver Via ATM Semua Bank 2020

Sistem Pengaturan Gaji Grab Merah & Putih

Meski merupakan perusahaan besar dengan begitu banyak layanan yang dimilikinya. Namun tiap-tiap layanan seperti GrabCar, GrabFood, dan juga GrabBike tersebut akan memiliki sistem bagi hasil yang berbeda. Namun perbedaan sistem gaji Grab tersebut hanya akan bisa terlihat pada layanan GrabTaxi.

Sementara untuk jenis layanan Grab yang lainnya bisa dibilang berbeda, karena Grab membaginya menjadi dua opsi perhitungan yaitu Grab Merah dan Grab Putih.  Lantas seperti apa sistem gaji Grab merah dan Grab putih ini? mari simak selengkapnya dibawha ini.

1. Sistem Bagi Hasil Grab Merah

Penghitungan Grab Merah

Apa yang dimaksud Grab Merah? Grab merah adalah orderan yang masuk kepada mitra driver pada hari Sabtu, Minggu, dan tanggal merah. Dengan mengikuti alur perhitungan gaji Grab merah. Bisa dibilang pendapatan yang akan diperoleh bisa lebih besar.

Mengingat setiap driver yang memilih opsi merah ini akan dikenakan sistem perhitungan gaji dengan jaminan argo dibawah 6 km yang akan ditetapkan secara berbeda pada kawasan Jabodetabek. Dan perhitungan gaji Grab yang paling besar di opsi merah ini bisa diperoleh pada jam non sibuk atau Senin sampai dengan Jumat dengan jaminan sebesar Rp 12.000.

Sementara untuk jam sibuk jaminan akan meningkat menjadi Rp 13.000. Dan jika berada pada jam super sibuk di pagi hari, setiap driver Grab Merah akan mendapatkan jaminan 16.000 dan jam super sibuk sore sebesar Rp 20.000. Dan ada bonus tambahan sebesar Rp 6.000 pada orderan Grab Merah yang masuk pada jam sibuk, super sibuk pagi dan sore.

2. Sistem Bagi Hasil Grab Putih

Sistem Bagi Hasil Grab Putih

Sebenarnya sistem bagi hasil atau sistem gaji Grab untuk layanan Grab Putih tidaklah jauh berbeda dengan Grab Merah. Perbedaan mendasar hanya terdapat pada jumlah pendapatan tambahan yang ada pada hari Senin sampai dengan Jumat di jam-jam sibuk serta super sibuk di pagi dan sore hari.

Lalu berapa besaran sistem gaji Grab Putih? untuk jam non sibuk sebesar Rp 12.000, jam sibuk sebesar Rp 16.000 dan Super Sibuk Pagi sebesar Rp 19.000 serta jam Super Sibuk Sore sebesar Rp 23.000. Semua jaminan tersebut akan didapat meskipun argo menujunkan jarak dibawah 6 km.

Hal Penting Dalam Sistem Gaji Grab

Hal Penting Dalam Sistem Bagi Hasi Grab

Dari penjelasan diatas bisa dipastikan setiap driver akan dapat menerima komisi maksimal apabila mereka bisa mengetahui apa saja hal yang harus dialakukan untuk memaksimalkan pendapatkan mereka. Nah berikut beberapa hal harus diperhatikan dan bisa dibilang cukup penting dan berpengaruh terhadap sistem gaji Grab.

Baca  8 Cara Melihat Kode Referal Grab Driver : Fungsi & Keuntungan

1. Sistem Bagi Hasil Grab

Ini merupakan salah satu hal harus dipahami setiap driver. Mengingat dengan adanya sistem bagi hasil ini Grab bisa mendapatkan keuntungan yang cukup besar. Terlebih lagi saat ini ada banyak mitra driver yang telah tergabung.

2. Argo Tarif Grab Merah & Putih

Seperti dijelaskan diatas Grab memberikan opsi Grab Merah dan Grab Putih dengan tujuan untuk tetap meningkatkan kesejahteraan driver dengan memberikan sebuah jaminan argo perjalanan. Dimana Grab memberikan tarif sebesar Rp 12.000 untuk jaminan agro dibawah 6 km dan tambahan sebesar Rp 2.500 untuk jarak yang ditempuh lebih jauh.

3. Pengeluaran Driver

Setiap driver memiliki pengeluaran yang harus di lakukan termasuk untuk mengisi SALDO DRIVER GRAB dan juga biaya bensin atau bahan bakar. Selain itu ada juga pengeluaran untuk membeli pulsa dan paket data. Jadi untuk bisa memaksimalkan penghasilan, silahkan perhitungkan secara benar pengeluaran yang dibutuhkan setiap kali ingin bekerja.

4. Pemberian Insentif

Insentif merupakan salah satu bonus tambahan untuk bisa memperoleh penghasilan tambahan ketika menjadi driver Grab. Namun untuk bisa mendapatkan insentif tersebut, driver diharuskan untuk memenuhi target trip dalam sehari.

Bonus Driver Grab

Seperti kami jelaskan diatas, dengan menjadi driver Grab. Selain akan mendapatkan penghasilan dari sistem Gaji Grab diatas. Kalian juga bisa memperoleh penghasilan dari bonus yang bisa didapat. Adapun bonus tersebut bisa diperoleh secara harian dan juga mingguan. Nah Berikut adalah detailnya.

Bonus Harian

  • 5 kali mendapat orderan sebesar : Rp 30.000
  • 10 kali mendapat orderan sebesar : Rp 100.000
  • 15 mendapat orderan sebesar : Rp 200.000

Untuk mendapatkan semua bonus diluar sistem Gaji Grab diatas, setiap driver harus menerima lebih dari 80% sedangkan jumlah cancel dari penumpang tidak boleh lebih dari 10%. Serta rating bintang harus lebih dari 4.5.

Bonus Mingguan

Bonus juga bisa didapat driver setiap minggunya untuk bisa mendapatkan penghasilan lebih. Adapun syarat mendapatkan bonus mingguan ini ditentukan dari.

  1. Perjalanan driver mengantar penumpang dalam waktu seminggu penuh tanpa terjeda.
  2. Setiap hari Senin di minggu berikutnya driver akan dievaluasi oleh perusahaan Grab.
  3. Dan setiap hari Jumat bonus akan diterima apabila disetujui oleh pihak Grab.

Nah itulah kiranya infomrasi yang dapat infojek.com sampaikan pada kesempatan kali ini terkait sistem gaji Grab atau sistem penghasilan Grab. Semoga dengan adanya pembahasan diatas kalian para mitra driver akan bisa memaksimalkan penghasilan jaul lebih baik lagi. Sekian dan terimakasih.