√ Apa Itu Cross Docking di Ekspedisi? Jenis, Keuntungan & Kekurangan

Apa Itu Cross Docking – Keberadaan jasa ekspedisi / jasa pengiriman barang saat ini masih menjadi hal yang cukup membantu dalam urusan logistik. Tidak sedikit perusahaan baru yang berdiri akhir-akhir ini dengan membawa segudang inovasi segar.

Dari begitu banyaknya ekspedisi yang ada mungkin selama ini kita hanya selalu membahas tentang cek resi, permasalahan, bagaimana cara menghubungi kurir, alamat kantor maupun yang lainnya. Namun sebenarnya bila kita bicara tentang ekspedisi.

Tidak bisa kita pungkiri ada cukup banyak hal menarik yang masih bisa kita bahas. Salah satu di antaranya terkait cross docking. Apakah kalian sudah pernah mendengar istilah tersebut? atau bahkan sudah tahu arti dan juga keuntungan atau jenis-jenisnya?.

Jika belum tidak mengapa kawan, karena pada kesempatan kali ini infojek.com akan memberikan penjelasan tentang apa itu cross docking dalam ekspedisi. Jenis dan juga keuntungan serta kekurangan dari cross docking itu sendiri.

Apa Itu Cross Docking di Ekspedisi

Maka dari itu, untuk kalian yang saat ini sedang mendalami dunia ekspedisi karena ingin menekuni bisnis ini. Otomatis memahami apa itu cross docking jadi hal penting. Oleh karena itu tanpa panjang lebar lagi berikut adalah arti dan pengertian lengkapnya.

Pengertian Cross Docking di Ekspedisi

Jika kita melihat sekilas, penerapan sistem ini diklaim menjadi salah satu manajemen logistik yang cukup efektif dalam membuat kecepatan, ketepatan dan juga funsionalitas dalam pengiriman paket barang.

Cross Docking di dalam ekspedisi sendiri adalah sebuah praktik manajemen sebuah logistik dimana hal ini memungkinkan produk / paket yang telah dibongkar dan diturunkan dari kendaraan logistik akan langsung masuk ke dalam proses sortir dan langsung dimuat kembali ke dalam kendaraan lain.

Baca  7 Cara Pesan Grab Terlengkap Semua Layanan 2022

Nah melalui kendaraan lain tersebutlah paket barang kiriman akan langsung dikirim ke lokasi tujuan selanjutnya. Dengan kata lain penerapan sistem inilah yang akan membuat bisnis logistik / ekspedisi akan benar-benar terbantu.

Mengingat dengan diterapkannya sistem ini setidaknya barang kiriman / paket kiriman tidak akan mengendap di gudang untuk menunggu esok hari ketika akan melakukan pengiriman lagi. Alhasil proses barang sampai ke lokasi tujuan pun akan lebih cepat.

Jenis-Jenis Cross Docking

Pengertian Cross Docking di Ekspedisi

Seiring dengan berjalannya waktu, sistem manajemen satu ini terus mengalami perkembangan dalam dunia ekspedisi. Bahkan tidak bisa kita pungkiri lagi saat ini sudah banyak perusahaan-perusahaan besar memiliki & menerapkan sistem cross docking.

Dan menariknya sesampainya pada detik ini, setidaknya sistem cross docking dalam ekspedisi sendiri sudah memiliki cukup banyak jenisnya. Jadi setelah mengetahui pengertiannya. Berikut adalah jenis sistem tersebut yang mungkin perlu kalian pahami dan ketahui.

1. Transportation

Transportation merupakan salah satu jenis / teknis cross docking dimana nantinya jumlah paket / kiriman lebih kecil akan dikombinasikan / di campur dengan muatan besar lain sehingga akan membuat biaya lebih efisien dan lebih efektif.

2. Retails

Umumnya jenis ini digunakan untuk melibatkan penerimaan barang kiriman berasal dari berbagai perusahaan / vendor. Selanjutnya akan digabung dalam satu paket pengiriman untuk di kirim ke lokasi / titik-titik telah ditentukan termasuk toko ritel.

3. Opportunistic

Selanjutnya ada jenis Opportunistic, bagi yang bertanya apa itu Opportunistic. Opportunistic merupakan sebuah proses pemindahan produk dilakukan secara langsung dari dok / gudang pengiriman masuk ke dok pengiriman keluar untuk dapat memenuhi permintaan pelanggan / konsumen.

4. Distributor

Selanjutnya jenis lain pada sistem manajemen ini yaitu distributor. Dimana pada jenis Distributor setidaknya pengerjaan dengan metode kombinasi akan menjadi hal paling tepat sehingga salam satu kali pengiriman akan langsung membawa berbagai macam produk.

Baca  8 Jasa Pengiriman yang Bisa COD Seluruh Indonesia 2022

5. Manufacturing

Kemudian ada namanya Manufacturing. Sesuai dengan namanya, jenis ini merupakan salah satu proses penerimaan barang / produk dari berbagai vendor yang telah dibeli untuk mendapatkan keperluan manufaktur.

Keuntungan & Kekurangan Cross Docking

Apabila sampai disini kalian sudah bisa memahami apa itu cross docking dalam ekspedisi / logistik serta jenis-jenisnya. Mungkin ada dari kalian yang lantas bertanya apa sebenarnya keuntungan dan kekurangan dari sistem satu ini.

Nah bila itu memang masih menjadi pertanyaan di benak kalian. Berikut adalah penjelasan beberapa kelebihan dan kekurangan cross docking dalam dunia ekspedisi.

Keuntungan

  • Memungkinkan persediaan barang di berbagai sektor baik retail atau pun konsumtif akan selalu tersedia tanpa kekurangan.
  • Membuat sebuah lapangan pekerjaan bagi masyarakat karena membutuhkan jumlah operator transportasi banyak.
  • Mengurangi resiko kerusakan investasi produk mengingat barang kiriman tidak akan ditahan di gudang untuk menunggu jadwal pengiriman.
  • Meminimalisir bahkan mengurangi biaya perlu dikeluarkan untuk kebutuhan gudang.

Kekurangan

  • Membutuhkan lebih banyak operator pengangkut karena sistemnya tanpa menyimpan barang di gudang.
  • Jika sistem diterapkan pada sektor jalur laut, maka setiap perusahaan harus membuat koordinasi serta perencanaan terlebih dahulu dan memakan waktu.
  • Setidaknya harus memiliki pemasok yang telah mempunyai pengalaman dan jam terbang tinggi.

Contoh Cross Docking di Indonesia

Bagaimana apakah sampai disini kalian sudah bisa memahami betapa pentingnya keberadaan sistem ini di dalam industri logistik?. Memang secara garis besar logistik dengan skala kecil mungkin tidak akan memerlukan fasilitas ini.

Namun jika kita melihat dari sisi kapasitas besar, jelas hal ini sangatlah diperlukan. Oleh karena itu lah di Indonesia sendiri sudah terdapat cukup banyak ketersediaan cross docking. Nah bagi kalian yang ingin tahu beberapa contohnya, silahkan lihat pada daftar berikut.

  • PT. Mitra Adira Utama
  • PT. Serasi Logistics Indonesia (Selog)
  • GAC Samudera Logistics Services
  • Kamigumi Logistics Indonesia
Baca  12 Cara Menjadi Agen Lion Parcel : Syarat, Komisi, Biaya & Keuntungan

Dari beberapa perusahaan tersebut, setidaknya mereka mampu membuat proses pengiriman barang semakin lebih efektif dan lebih efisien. Tidak heran apabila perusahaan-perusahaan yang kami masukkan ke dalam list contoh cross docking di Indonesia terus mengalami pertumbuhan pesat.

Akhir Kata

Itulah kiranya penjelasan singkat dan lengkap tentang apa itu cross docking yang kali ini dapat kami sampaikan serta jelaskan pada kesempatan kali ini. Semoga informasi yang telah infojek.com sampaikan bisa membantu dan bermanfaat.