√ Arti DFOD J&T serta Beda Pengiriman DFOD & COD

Arti DFOD J&T – Membeli barang kebutuhan sekarang sudah bisa dilakukan dengan cukup mudah. Banyak online shop yang bisa digunakan untuk mencari-cari barang kebutuhan tersebut. Di Indonesia sendiri beberapa marketplace yang cukup terkenal ada seperti Tokopedia, Bukalapak dan Shopee.

Proses pembelian barang dengan cara online di anggap menjadi salah satu cara paling mudah. Bahkan tidak bisa kita pungkiri saat ini market jual beli online terbilang sangat tinggi di Indonesia. Jutaan pengguna bahkan hampir setiap hari aktif melakukan transaksi.

Melihat hal tersebut, tidak bisa kita pungkiri bahwasanya saat ini bisnis jasa pengiriman pun terus mengalami peningkatan. Salah satu nama ekspedisi yang sudah tidak lagi asing di telinga kita adalah J&T Express. Hampir di setiap toko online nama J&T selalu terdaftar sebagai kurir pengiriman.

Keberadaan J&T sebagai perusahaan jasa pengiriman barang terbaik pun tidak terlepas dari mutu dan kualitas yang dimiliki serta tarif / ongkos kirim yang terjangkau serta wilayah jangkauan yang cukup luas. Dan menariknya lagi, sekarang ini J&T bisa dibilang salah satu ekspedisi penuh inovasi.

scarlet
Arti DFOD JT serta Beda Pengiriman DFOD COD

Pasalnya kini mereka sudah menyediakan satu layanan khusus dengan nama DFOD. Yah kami yakin masih ada dari kalian yang belum tahu tentang arti DFOD J&T bukan? Jika iya, tentu tidak mengapa, karena disini infojek.com akan menjelaskannya secara lengkap dan detail.

Pengertian & Arti DFOD J&T

Meski bukan merupakan produk atau layanan baru yang dimiliki J&T, karena memang DFOD J&T sendiri sudah ada sejak pertama kali J&T berdiri. Namun tidak bisa dipungkiri sampai dengan saat ini masih ada banyak orang yang belum tahu apa itu DFOD J&T.

Baca  12 Cara Menjadi Member VIP J&T 2022, Syarat & Keuntungan

Sebagai informasi singkat saja, awalnya fasilitas DFOD digunakan untuk memudahkan layanan transaksi yang lebih cenderung untuk para pelanggan guna keperluan melakukan retur / pengembalian barang. Namun seiring dengan berjalannya waktu, kegunaan DFOD J&T pun mulai dimanfaatkan lebih banyak.

Lantas, apa itu DFOD?? apakah sama dengan COD / justru berbeda?

Buat yang belum tahu DFOD merupakan singkatan dari Delivery Fee On Delivery. Atau bila kita artikan ke dalam bahasa Indonesia, maka sama saja dengan biaya kirim saat pengiriman paket.

Arti dari DFOD J&T sendiri yaitu merupakan sebuah layanan khusus yang dimiliki perusahaan J&T Express untuk memudahkan para pengirim / penerima. Dimana ketika menggunakan layanan ini, para pengirim (seller) tidak membayarkan ongkos kirim ke kurir / jasa ekspedisi.

Melainkan pembayaran biaya kirim / ongkir ini akan dibebankan kepada penerima / orang yang melakukan pembelian. Hanya saja, proses pembayaran barang yang dibeli dilakukan antara penjual dan pembeli saja.

Jadi dengan kata lain, proses ini hanya membebankan biaya ongkos kirim / fee delivery kepada penerima / pembeli yang langsung dibayarkan ke kurir yang mengantarkan paket tersebut.

Perbedaan DFOD & COD

Nah sampai disini, mungkin kalian sudah bisa memahami dong arti DFOD J&T?. Yang jadi pertanyaannya, apakah layanan ini sama dengan layanan COD (Cash On Delivery) atau justru punya perbedaan?.

Meski dari sisi penamaan hampir mirip, akan tetapi secara sistem jelas berbeda antara DFOD & COD. Mengingat seperti di atas kami sampaikan, DFOD / Delivery Fee On Delivery memungkinkan pembeli hanya perlu membayar barang yang dibeli saja ke pada seller.

Sementara ongkos kirim akan diberikan penerima / pembeli kepada kurir ketika barang yang diantar sampai ke alamat tujuan.

Baca  √ Gaji Kurir J&T Express 2022 : Bonus, Komisi & Sistem Kerja

Sistem tersebut jelas berbeda dengan sistem COD. Mengingat jenis pengiriman yang satu ini akan membuat pembeli / penerima harus melakukan dua pembayaran sekaligus yaitu pembayaran barang yang dibeli dan juga pembayaran biaya ongkos kirim kepada kurir pengantar barang.

Contohnya, jika kalian melakukan pembelian barang dengan harga Rp 75.000 dan biaya ongkos kirim Rp 23.000 dan memilih sistem COD, maka total dibayarkan ke kurir yaitu sebesar Rp 98.000 ribu rupiah. Sementara jika memakai DFOD J&T kalian hanya perlu membayar Rp 23.000 (ongkos kirim) saja.

Dari penjelasan singkat tersebut jelas sistem DFOD dan COD punya perbedaan signifikan. Jadi sekarang sudah tahu dong mana layanan yang mungkin perlu dipilih antara COD / DFOD ketika melakukan transaksi di marketplace?.

Keuntungan Sistem DFOD J&T

Dengan kalian mengetahui arti DFOD J&T seperti infojek.com sampaikan di atas, setidaknya hal ini akan dapat membuat pemakaian layanan ini lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Mengingat tidak semua agen / online shop / seller menyediakan sistem layanan ini.

Namun bila kita bicara tentang keuntungan menggunakan sistem DFOD J&T tentunya ada beberapa hal yang menarik. Nah berikut ini adalah beberapa keuntungan sistem pengiriman DFOD J&T baik untuk penjual, pembeli maupun kurir.

  • Memberikan kemudahan bagi para pembeli / penerima untuk melakukan retur barang / pengembalian barang kepada pengirim.
  • Layanan DFOD juga memungkinkan para pelanggan untuk dapat menyediakan dengan ketersediaan di masing-masing Drop-Point.
  • Kurir tidak terlalu beresiko karena mereka hanya membutuhkan uang dari biaya pengiriman saja mengingat pembelian barang sudah dilakukan di antara dua pihak (pembeli & penjual).

Akhir Kata

Itu dia penjelasan singkat tentang pengertian dan arti DFOD J&T serta perbedaan antara COD dan DFOD pada pengiriman barang / ekspedisi yang mungkin bisa menjadi referensi menarik untuk bisa di simak. Terutama bagi para pelanggan / pengguna layanan pengiriman J&T yang mungkin belum mengetahuinya.

Baca  Berapa Lama Pengiriman J&T Economy & Pakai Apa? Ini Penjelasannya

Dan kami harap, semoga dengan adanya informasi di atas kini kalian bisa lebih memanfaatkan setiap layanan yang dimiliki perusahaan ekspedisi untuk membuat pengalaman yang lebih maksimal. Sekian dan semoga pembahasan infojek kalian ini bermanfaat.